Forum Tanya Jawab dan Saran


Forum Tanya Jawab dan Saran - Forum Tanya Jawab 1

1. Untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, maka mohon dicantumkan alamat email, karena tanpa alamat email, saya tidak dapat mengirim jawaban dimaksud.
2. Mohon agar sedapat mungkin pertanyaan disertai data/penjelasan lokasi, luas, jenis bangunan, bila memungkinkan data teknis dan administratip telah dimiliki (sertifikat, rencana kota, rencana bangunan, dsb) agar jawaban pertanyaan dapat lebih terarah.
3. Pertanyaan yang diajukan selain melalui forum ini dapat juga dikirim langsung ke alamat email saya, sehingga dapat lebih cepat saya respon.
4. Pertanyaan yang dikirimkan juga ke email saya dan sudah saya jawab, maka jawaban tersebut tidak saya tuliskan kembali dalam forum ini.
Demikian agar menjadi maklum, dan saya sampaikan ucapan terimakasih atas perhatiannya.


Author
Message
Posted :
     
febri
Jakarta utara
Selamat malam, Pak, saya seorang mahasiswa perancanga mau bertanya mengenai peraturan pembangunan, jika saya merancanakan mendirikan asrama di daerah dengan peruntukan Wsn, kdb50, klb 4, dapatkah saya merubah intensitas ketinggian bangunan/klb menjadi 10 lantai?, dan adakah ketentuan peraturan yang mengizinkan perubahan tersebut?, karena di sebelah lokasi tapak terdapat bangunan 14 hingga 16 lantai di sebrangnya, mohon penjelasan nya, trimakasih..
25/09/2013 23:02
widi mursito
jakarta selatan
asswrwb, pak, saya mau bertanya, apakah rumah yang sudah lama dibangun dapat diterbitkan IMB nya (untuk rumah orang tua saya)??? jika bisa bagaimana caranya dan berapa kira2 biayanya??(maklum orang awam) (LT.120m2 dan LB 60 m2 di jakarta selatan). apabila akan di renovasi, apakah harus dibuat IMB awalnya dulu kemudian dibuat IMB renovasinya atau bagaimana sebaiknya?? terima kasih banyak atas jawabannya..
24/09/2013 13:06
rina
daanmogot raya,komp rasa sayang
pak disebelah komplek saya ada tanah kosong yg seharus nya untuk jalanan umum komplek, tapi kenapa tetangga saya semua main bangun gedung yg sebenar nya di peruntukan jalan ya?? dan jadi tidak ada akses jalan juga untuk saluran got tertutup, ini sudah di bangun oleh tetangga saya , yg katanya untuk gudang, tiang pancang beton sudah terpasang, ada pun tetangga saya itu di komplek pesing jaya { di depan pos hansip},, dan di belakang rumah saya juga sudah berdiri pabrik home industri yg mana dia bangun gedung yg d gunakan untuk mess karyawannya, ini yg membuat saya heran, pihak kecamatan pun sampai tidak berkutik dari dulu sampai sekarang, yg menjadi pertanyaan saya , apa bisa dengan si gitu gampangnya orang membangun gedung tinggi yg sebenar nya , tanah yg di gunakan itu untuk fasilitas umum,jalanan??? bahkan tanpa ijin membangun lagi... mohon penjelesan bapak2 sekalian ,,terimah kasih.
08/09/2013 14:06
olive
jakarta
saya mau menanyakan pak,apakah IMB sebuah apartemen dapat diberikan apabila apartemen tersebut belum memilliki Amdal?
05/09/2013 17:05
John Muzibur Simamora
Pulomas Jakarta Timur
Kami memiliki tanah yang ber-SHM seluas 200 m2 ( p 21.25 m x l 9.5 m) dan berencana mengurus IMB sebelum membangun rumah baru. Dari Advis Planning atau Ketetapan Rencana Kota, ada istilah Rencana Jalan/GSB = 10 m dan KDB = 60%. Kami pernah membuat denah untuk pengurusan IMB dan alhasil denah yang diusulkan ditolak oleh Pemprov karena GSB dan KDB sehingga setelah dihitung-hitung oleh mereka maka luas tanah yang boleh dibangun yaitu hanya seluas = 200 m2 dikurang (10 m x 9.5 m = 95 m2) dikurang lagi 60% x (200 m2 - 95 m2) = 64 m2. Jadi luas tanah dari 200 m2 hanya boleh dibangun 64 m2, luas 136 m2 jadi lapangan dan jalan dan kami bayar PBB tiap tahun tapi kami kena dua aturan. Kami bersedia ikuti aturan apakah mundur 10 m mengikuti GSB atau (bukan dan) 60% mengikuti KDB dari luas tanah. Jika kedua aturan itu diterapkan maka secara logika dimanapun di seluruh bumi tidak ada orang pun yang bakal mau tanahnya jadi lapangan lebih daripada 50%. Di sekitar tempat saya tinggal, hampir semua rumah yang telah dibangun (saya yakin tanpa IMB) tidak ada satu pun yang mengikuti kedua aturan ini. Saya melihat kedua aturan ini tumpang tindih, yang jelas aturan dibuat supaya ada kepastian hukum, ketertiban dan keadilan. Pertanyaannya : Apakah memang kedua aturan ini harus diikuti atau hanya salah satunya. Mohon advise dari Bapak berikut referensi yang menguatkan untuk kasus tanah saya ini. Terima kasih. Mohon dari Bapak advisenya untuk kasus seperti ini.
20/08/2013 15:08
astuti
duren sawit
Selamat sore Saya akan bertanya sedikit perihal pengurusan IMB. Apakah benar bahwa dalam pengurusan IMB dengan tanah sudah menjadi pemilik ke 5 (disetifikat tanah yang akan di bangun sudah menjadi pemilik yang ke 5) diwajibkan membayar administrasi terkait kepemilikan yang ke 5 tersebut. Apabila benar, berapa biayanya? Terima kasih
15/08/2013 15:09
Boboy
Karawaci
saya ingin bertanya sedikit, berapakah besaran denda terhadap lahan/lokasi yang tidak dilakukan pengurusan SP3L ? lalu apakah tujuan dan manfaat dari SP3L tersebut? terimakasih atas perhatiannya
12/08/2013 11:46
Boboy
Karawaci
saya ingin bertanya sedikit, berapakah besaran denda terhadap lahan/lokasi yang tidak dilakukan pengurusan SP3L ? lalu apakah tujuan dan manfaat dari SP3L tersebut? terimakasih atas perhatiannya
12/08/2013 11:46
arie
jakarta barat
Aslm. Maaf bapak hilman, sebagai oranf awam saya mau tanya. Ini saya insya ALLAH mebeli rumah seken di komplek perumahan lama. Serifikat hak milik dan imb nya ada. Awalnya luas tanah 400m dan bangunan 180m. Saya beli hanya sebagian yaitu 150m. Setelah di didirikan tembok pembatas, alhasil sebagian bangunan ada yg sebagian ke il di tanah yg tidak saya beli. Itu pemecahan imb bs apa tidak y bapak? Kl ba syarat2nya apa y? Mengurusnyapun saya kmn? Kira2 brp lama jangka waktunya? Terima kasih
28/07/2013 10:33
melly
Ciracas Jakarta Timur
Selamat siang pak..., Saya berencana membeli sebidang tanah kavling di daerah kelapa 2 wetan Jakarta Timur seluas 104 M2 dan akan membangun rumah kurang lebih 50 M2, yang ingin saya tanyakan 1. Kelengkapan dan syarat apa saja yang diperlukan untuk bisa membangun rumah. 2. Apakah benar IMB tidak bisa dikeluarkan oleh SUDIN untuk luas tanah dan bangunan di bawah 300 M2 ? 3. Apakah ijin dari tingkat kecamatan ada surat ijin yang dikeluarkan? 4. Apa yang dimaksud dengan jalur PHU dan apakah bisa didirikan rumah dilokasi halur tersebut? Terimakasih Pak
24/07/2013 13:47


2 3 4 5 6 7 8 9 10  15